Februari
08 Kamis

Malam Jumat Penuh Berkah: Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Darussyifa’ dengan Al Habib Ali Bin Umar Bin Ali Assegaf

Kam, 8 Februari 2024 (6:30 pm - 10:30 pm)UTC+7
JI. Perkutut No.783 ( Samping Madrosah Tsaqofah ) Bukit Duri Puteran Jakarta Selatan
JI. Perkutut No.783 ( Samping Madrosah Tsaqofah ) Bukit Duri Puteran ,Jakarta Selatan

Description

Malam Jumat Penuh Berkah Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Darussyifa’

Al Habib Ali Bin Umar Bin Ali Assegaf mengadakan Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Darussyifa’ yang akan dimulai setelah bulan syawal.

Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Dzikir wa Ta’lim DARUSSYIFA’ diadakan pada:

  • Setiap Hari Kamis Malam Jum’at Ba’dal Isya
  • bertempat Di *Kediaman Ustadzunal Barokah Bahrul Fahamah Sayyidil Walid Alhabib Abdurrahman Bin Ahmad Bin Abdul Qodir Assegaf JI. Perkutut No.783 ( Samping Madrosah Tsaqofah ) Bukit Duri Puteran ,Jakarta Selatan

Di Harapkan Mematuhi Prokes yang Berlaku dan menjaga wudhu untuk menghadiri Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Darussyifa’

Siapa Ustadzunal Barokah Bahrul Fahamah Sayyidil Walid Alhabib Abdurrahman Bin Ahmad Bin Abdul Qodir Assegaf

Habib Abdurrahman as-Segaf, nama yang familiar bagi masyarakat di daerah Jabodetabek, terutama Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sebagai salah satu ulama penting, al-Walid al-Habib Abdurrahman bin Ahmad bin Abdul Qodir Assegaf memainkan peran besar dalam perkembangan Islam di wilayah metropolitan tersebut.

Lahir pada tahun 1908 di Cimanggu Bogor, al-Walid dikenal sebagai seorang pendidik yang tulus dan ikhlas. Ia mendedikasikan hidupnya untuk mengajarkan ilmunya kepada umat, bahkan pada usia muda, ia dipercaya mengajar di Madrasah Jami’at al-Khair, lembaga pendidikan Islam tertua yang ada di Batavia saat itu.

Semangat untuk mengajarkan ilmu dari al-Walid telah berkristal sejak usia muda. Pada usia 20 tahun, ia hijrah ke Bukit Duri, Jakarta Selatan, dan mendirikan lembaga pendidikan sendiri yang bernama Tsaqafah Islamiyah, yang fokus pada pengajaran ilmu agama dan masih tetap bertahan hingga sekarang.

Lembaga ini mampu mandiri dalam penyusunan kurikulum, kurikulum belajar-mengajar merupakan hasil karya langsung dari al-Walid. Kitab-kitab karya al-Walid yang mencakup berbagai bidang, mulai dari tafsir, tauhid, akhlak, fikih, dan sastra, mendominasi mata pelajaran di Madrasahnya itu.

Al-Walid juga sangat produktif menulis, dan kitab-kitabnya tidak hanya dalam bahasa Arab, ia juga mengarang kitab-kitab dalam bahasa Melayu dan Sunda dengan tulisan Arab pegon. Al-Walid juga memiliki syair indah yang berisikan pujian untuk Allah SWT, terangkum dalam Tawasul al-Walid Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf yang dirangkai saat ia kehilangan penglihatannya selama lima tahun.

Al-Walid sangat mencintai ilmu agama sejak usia dini. Ia rela menempuh perjalanan sepanjang puluhan kilometer untuk menghadiri majelis ilmu, baik formal maupun informal. Semangat menimba ilmu itu murni dari kemauan yang kuat dalam dirinya, terutama setelah kepergian sang ayah, Habib Ahmad bin Abdul Qadir as-Segaf. Meskipun hidup dalam keterbatasan, ia mencatat prestasi gemilang selama menuntut ilmu, baik formal maupun nonformal. Al-Walid tercatat sebagai murid yang cerdas, selalu menduduki peringkat pertama di Madrasah Jami’at al-Khair. Kecerdasan itu diimbangi dengan kematangan spiritual dan emosional. Akhlaknya yang mulia menjadi teladan bagi teman-temannya, dan para gurunya juga menaruh perhatian besar terhadap murid kebanggaan mereka itu. Tak jarang, al-Walid mendapatkan jam pengajaran khusus, seperti ilmu… (artikel belum selesai)

untuk lebih lengkapnya silahkan baca website Republika dengan judul: Habib Abdurahman Assegaf Pendidik Umat di Kota Metropolitan 

 

Malam Jumat, Ibadah Apa yang Dianjurkan Rasulullah?

Hari Jumat dianggap sebagai hari yang istimewa dan dikenal sebagai sayyidul-ayyam atau penghulu hari. Karena itu, terdapat anjuran untuk meningkatkan dan memperbanyak amal-ibadah kita, seperti memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan bersedekah.

Menurut Imam Syafii, pendiri madzhab Syafii, memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sangat dianjurkan. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW. Selain itu, disarankan untuk membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat atau siangnya.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda,

Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat.

Imam Syafii menyukai membaca shalawat kepada Nabi SAW dalam setiap keadaan, tetapi pada hari Jumat, dia lebih menyukainya dengan memperbanyak lagi membaca shalawat. Imam Syafii juga menyukai membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat dan siangnya karena terdapat riwayat yang mengatakan bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal.

Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat dianjurkan karena terdapat riwayat yang mengatakan bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal. Selain itu, hari Jumat merupakan hari yang luar biasa karena terdapat beberapa peristiwa penting yang terjadi pada hari Jumat, seperti diciptakannya Nabi Adam AS dan peristiwa masuk dan keluarnya beliau dari surga.

Hari Jumat juga diidentikkan dengan hari kiamat karena terdapat riwayat yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada hari Jumat. Sebab, hari Jumat itu sendiri mengandung pengertian berkumpulnya makhluk seperti kiamat di mana seluruh makhluk dikumpulkan. Dalam surat Al-Kahfi terdapat gambaran mengenai menakutkannya hari kiamat (ahwal al-qiyamah).

Dalam hal ini, hikmah dari membaca surat Al-Kahfi adalah agar terhindar dari fitnah Dajjal. Membaca surat Al-Kahfi juga mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kiamat yang dipercayai akan terjadi pada hari Jumat. Dengan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, kita mengingatkan diri kita tentang kewajiban kita untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kiamat dan menghindari godaan Dajjal.

disunting dari website jatim.nu.or.id

 

mari hadiri Pengajian Lailatul Jumu’ah Majelis Darussyifa’ setiap Malam Jum’at ke dua, ke tiga, ke empat dan ke lima

Ticket Information

Tickets

Online booking closed

Event Calendar
Choose a date to booking event

Add A Review

Refund Policy

Don't allow cancel booking

Majelis Dzikir wa Ta'lim Darussyifa' diasuh oleh Alhabib Ali bin Umar bin Ali Assegaf berdiri dari tahun 2009

Send Message

Send mail success

Send mail failed

Please enter input field

reCAPTCHA verification failed. Please try again.

© 2021 majelis.info. All Rights Reserved.
Enable Notifications OK No thanks