Tuntunan Amalan Hari Arafah — Nasihat Habib Umar bin Hafidz untuk Jamaah di Tanah Air

Allohumma sholli alla sayyidina Muhammad wa alla ali sayyidina Muhammad.

Barakallah fiikum, wa rahmatullohi wa barokatuhu.

Hadirin rahimakumullahu wa barakallahu fiikum. Pertemuan kali ini kita membahas tuntunan amalan hari Arafah berdasarkan pengajaran Al-Habib Umar bin Hafidz bin Abdullah bin Abdurrahman Al-Habib — pendiri Darul Musthofa Tarim dan pengasuh jaringan masjid Sharq al-Andalus.

Makna dan Keutamaan Hari Arafah

Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Allaah Azza wa Jalla berfirman:

«فَإِذَا أَفَضْتُمْ مِنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ»

Artinya: “Apabila kamu telah bertolak dari Arafah, maka berdzikirlah kepada Alloh di Mash’aril Haram.” (QS. Al-Baqarah: 198)

Alloh sendiri yang memerintahkan kita untuk memperbanyak dzikir di hari Arafah. Para ulama menjelaskan bahwa Allaah mendekati hambanya dengan rahmat-Nya secara istimewa di hari ini. Waquf di Arafah adalah jantung ibadah haji.

Amalan-amalan yang Dianjurkan di Hari Arafah

1. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Diantara amalan utama hari Arafah adalah memperbanyak doa. Habib Umar bin Hafidz mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang-orang beriman — dan hari Arafah adalah musim doa terbaik dalam setahun.

Rasulullah Shollallohu alaihi wa sallam bersabda:

«خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ»

Artinya: “Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah, dan sebaik-baik yang aku dan para Nabi sebelumku ucapkan adalah Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syariika lah.”

2. Puasa Arafah bagi yang Tidak Haji

Puasa sunnah hari Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah Shollallohu alaihi wa sallam bersabda:

«صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ»

Artinya: “Puasa hari Arafah semoga-Alloh menghapuskan dosa tahun sebelumnya dan dosa tahun sesudahnya.”

3. Memperbanyak Shalawat dan Zikir

Habib Umar bin Hafidz sangat menekankan pentingnya shalawat sebagai bab al-barokah (pintu keberkahan). Diantara dzikir yang dianjurkan:

  • Allohu Akbar, Allohu Akbar, Laa ilaha illalloohu wallahu akbar, Allohu Akbar wa lillahiil hamdu
  • Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir
  • Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam

4. Bertaubat dan Memperbarui Niat

Habib Umar bin Hafidz mengingatkan bahwa hari Arafah adalah hari evaluasi diri. Jamaah yang cerdas menggunakan momen Arafah untuk bertaubat nasuha, membersihkan hati dari sifat riya’, hasad, dan dendam.

Doa Hari Arafah yang Mustajab

Berikut doa yang masyhur dibaca di hari Arafah:

Allohumma yaa dzal jalaali wal ikrooom, yaa ilaahil insi wa jalaalil ardh, yaa qodimal maa’i wal hisaab, yaa a’lamar raghbaaib wal roboob, yaa dzal jalaali wal adzdzaam, innii as-alukal jannata wa a’uudzu bika minan naar.

Artinya: “Ya Alloh yang memiliki kebesaran dan kemuliaan, yang Mahaesa主宰 manusia dan keindahan bumi, yang menjaga segala yang datang dan menghitung segala amalan — aku memohon surga-Mu dan berlindung kepada-Mu dari api neraka.”

Amalan bagi yang Berada di Tanah Air

Habib Umar bin Hafidz memberikan pengajaran bahwa Allaah tidak membatasi diri-Nya di satu tempat saja. Allaah Maha Hadir di mana-mana.

Bagi yang di tanah air:

  1. Perbanyak doa — especialmente setelah shalat wajib, menghadap kiblat dengan khusyuk
  2. Puasa Arafah — amalan yang gampang tetapi efeknya luar biasa
  3. Berzikir dan bersedekah — kebaikan sekecil apa pun yang dilakukan dengan ikhlas di hari Arafah berlipat ganda
  4. Mengirim doa — untuk kedua orang tua, guru-guru, dan seluruh umat Islam

Penutup

Semoga Allaah Azza wa Jalla memberikan kita kekuatan untuk memaksimalkan amalan di hari Arafah. Semoga Allaah menempatkan kita di antara hamba-hamba yang diampuni. Allohumma taqobbal minna wa minkum. Shollallohu alaihi wa sallam.


Catatan Redaksi:
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang diterima redaksi majelis.info. Kami hanyalah penyampai — bila ada kekeliruan dalam nama, gelar, waktu, atau tempat, mohon koreksinya melalui:

  • Kolom komentar di bawah
  • Email: redaksi@majelis.info
  • WhatsApp: 62895600376179

Jazakumullah khairan katsira.

Leave a reply