foto berita 1776144671 Bentengi Akidah Gen Z, PWNU Jatim Usulkan Aswaja Center Jadi Lembaga Resmi PBNU

Bentengi Akidah Gen Z, PWNU Jatim Usulkan Aswaja Center Jadi Lembaga Resmi PBNU

Menjawab Tantangan Ideologis Era Digital

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengambil langkah strategis untuk membentengi akidah generasi muda NU di tengah derasnya arus informasi digital. Dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PWNU Jatim 2024 di Tuban, muncul rekomendasi kuat untuk memformalkan Aswaja Center menjadi sebuah lembaga atau badan khusus yang berada di bawah struktur resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Gagasan ini lahir dari urgensi menyediakan wadah advokasi dan edukasi akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang lebih terstruktur dan sistematis. Target utamanya adalah Generasi Z, yang dinilai rentan terhadap berbagai gagasan ideologis di ruang siber.

“Generasi muda NU saat ini banyak yang belum memahami secara mendalam ajaran Aswaja. Penguatan literasi dan pemahaman melalui pengajian yang sistematis menjadi kunci untuk membentengi mereka,” tegas MZ Muhaimin, delegasi dari Aswaja Center, dalam sidang komisi program yang dipimpin oleh Wakil Ketua PWNU Jatim, KH. Firjaun Barlaman.

Menguatkan Struktur yang Telah Teruji

Secara de facto, Aswaja Center bukanlah entitas yang baru. Lembaga ini telah aktif bergerak di Jawa Timur sejak tahun 2011 dan berhasil mengakar hingga ke tingkat Pengurus Cabang (PCNU) dan Majelis Wakil Cabang (MWCNU). Model ini bahkan telah diadopsi oleh wilayah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Namun, statusnya yang belum resmi di tingkat pusat dianggap menghambat optimalisasi peran dan jangkauannya.

Peta Jalan Menuju Formalisasi di PBNU

PWNU Jawa Timur berkomitmen untuk mengawal usulan ini hingga ke tingkat nasional. Mekanisme yang akan ditempuh adalah sebagai berikut:

  • April 2026: Membawa rekomendasi ini sebagai usulan resmi dalam forum Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama.
  • Agustus 2026: Mengupayakan agar aturan mengenai Aswaja Center disahkan dan masuk ke dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) atau Peraturan Perkumpulan (Perkum) PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
See also  'Muara Cinta': Menelusuri Jejak Viral Dakwah Digital dari Telegram ke Komunitas WhatsApp

Rekomendasi Lain dari Muskerwil Jatim

Muskerwil yang dibuka oleh Rais Syuriah PBNU, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA, dan ditutup oleh Rais Aam PBNU, KH. Miftakhul Achyar ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi penting di sektor lain. Di bidang ekonomi, PWNU Jatim akan fokus pada pemberdayaan UMKM dan pertanian, serta optimalisasi zakat dan infak. Di sektor kesehatan, akan ada pengembangan layanan melalui Rumah Sakit dan Klinik NU. Selain itu, terdapat pula rekomendasi untuk penguatan institusi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Proses perumusan seluruh rekomendasi ini turut dikawal oleh Wakil Sekretaris PWNU Jatim, Dr. KH. Wafiul Ahdi, sebagai wujud keseriusan organisasi dalam merespons tantangan zaman.

Sumber: Diolah dari laporan Imam Kusnin Ahmad untuk TIMES Indonesia.


✨ Rekomendasi Pilihan Editor

📿 Koleksi Islami Terpilih

Buku, perlengkapan sholat & busana muslim pilihan terbaik

🛒 Cek Produk Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu Aswaja Center dan mengapa perlu dilembagakan secara resmi?
Aswaja Center adalah wadah edukasi akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang sudah ada secara de facto sejak 2011. PWNU Jatim mengusulkan formalisasi di tingkat PBNU agar perannya lebih optimal dalam membentengi akidah Generasi Z dari tantangan ideologi di era digital yang semakin masif.

Leave a reply

Enable Notifications OK No thanks