December
08 Friday

Kilas Balik Haul Ke-27 KH Umar Isma’il: Meneladani Nabi dan Mengenang Ulama

Fri 8 December 2023 1:30 pm - 4:30 pmAsia/Jakarta
Masjid Quba
Masjid Quba (NU), Jl. Kali Pasir Guru Demar, RT.15/RW.1, Cikini, Central Jakarta City, Jakarta, Indonesia

Description

Kilas Balik Penuh Berkah: Meneladani Nabi dan Mengenang Ulama di Haul Ke-27 KH Umar Isma’il

Di tengah kesibukan dunia yang seringkali melenakan, banyak dari kita merindukan momen spiritual untuk mengisi kembali kekosongan jiwa dan memperkuat ikatan dengan Sang Pencipta. Kerinduan akan majelis ilmu, lantunan shalawat, dan kebersamaan dengan orang-orang saleh menjadi sebuah kebutuhan. Tanpa oase rohani semacam ini, hati terasa gersang dan mudah goyah. Momen-momen berharga seperti ini seringkali berlalu, namun hikmah dan cahayanya tetap bisa kita petik untuk menerangi jalan ke depan.

Untuk menjawab kerinduan tersebut, mari kita menengok kembali sebuah peristiwa agung yang telah terselenggara dengan penuh khidmat. Pada hari Jum’at, 24 Jumadil Awwal 1445 H atau bertepatan dengan 8 Desember 2023, Masjid Quba di Jalan Kalipasir, Cikini, Jakarta Pusat, menjadi saksi lautan manusia yang berkumpul dalam tiga perhelatan mulia: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul ke-27 Almarhum KH Umar Isma’il, dan prosesi akad nikah. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah madrasah ruhani tempat ribuan jamaah memetik hikmah dan meneladani akhlak.

Tiga Mutiara dalam Satu Rangkaian Acara

Acara yang dimulai setelah shalat Jum’at ini menjadi istimewa karena merangkai tiga agenda penting yang saling menguatkan. Pertama adalah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebuah ekspresi cinta atas kelahiran sang pembawa rahmat bagi semesta alam. Lantunan shalawat dan qasidah yang dibawakan oleh Jam’iyyah Hadroh Daarul Khoir menggema, menggetarkan hati setiap yang hadir.

Kedua, acara ini menjadi momen untuk mengenang dan mendoakan Almarhum Ayahanda KH Umar Isma’il dalam Haul ke-27 beliau. Haul bukan sekadar tradisi, melainkan wujud penghormatan, cinta, dan upaya meneladani jejak perjuangan seorang ulama. Mengenang KH Umar Isma’il berarti mengingat kembali dedikasi beliau dalam menyebarkan ilmu dan membina umat.

Ketiga, suasana penuh berkah ini disempurnakan dengan dilaksanakannya prosesi akad nikah antara Aldi dan Mariah Al Qibtiyah, putri dari Abuya KH Abdul Majid bin KH Umar Isma’il. Pernikahan yang dilangsungkan di tengah majelis maulid dan haul ini menjadi simbol penyatuan dua hati di bawah naungan rahmat ilahi, disaksikan oleh para habaib, ulama, dan ribuan jamaah.

Hikmah dari Kehadiran Para Ulama dan Habaib

Keberkahan acara semakin terasa dengan kehadiran para alim ulama dan habaib terkemuka. Di antara yang hadir untuk memberikan tausiyah dan doa adalah Al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab, Al Habib Hanif bin Abdurrahman Al Atthas, Al Habib Hud bin Baqir Al Atthas, Al Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi, serta Tuan Guru KH Maulana Kamal Yusuf. Kehadiran mereka laksana pelita yang menerangi kegelapan.

Dalam pengajian yang disampaikan, para ulama mengingatkan kembali pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan. Maulid menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana kita telah mengikuti sunnahnya. Sementara itu, melalui peringatan haul, jamaah diajak untuk mencintai para ulama pewaris nabi. Mencintai mereka adalah bagian dari iman, dan mengikuti jejak mereka adalah jalan keselamatan. Para ulama adalah tali penghubung kita kepada Rasulullah SAW, dan mengenang jasa mereka adalah cara kita bersyukur atas nikmat ilmu.

Antusiasme jamaah yang datang dari berbagai penjuru menunjukkan betapa besar kecintaan umat terhadap Nabi Muhammad SAW dan para ulamanya. Slogan “Yang Jauh Mendekat, Yang Dekat Merapat, Jauh Dekat Ayo Bershalawat!” benar-benar terwujud dalam lautan manusia yang memadati area Masjid Quba. Meskipun acara telah usai, semangat dan hikmah dari majelis mulia ini akan terus terpatri dalam sanubari, menjadi bekal untuk menjalani hari-hari dengan semangat keislaman yang lebih baik.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa makna dan tujuan utama dari diadakannya acara Haul seorang ulama?
Tujuan utama Haul adalah untuk mendoakan almarhum, mengenang jasa-jasa dan keteladanan hidupnya, serta mengambil hikmah dari perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam. Haul juga menjadi sarana untuk menyambung silaturahmi antar murid, keluarga, dan para pecinta ulama tersebut, sekaligus memperkuat ikatan spiritual dengan para pewaris nabi.

Mengapa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sering digabungkan dengan acara lain seperti Haul atau pernikahan?
Menggabungkan Maulid dengan acara lain adalah untuk mencari keberkahan (tabarrukan). Diyakini bahwa majelis yang di dalamnya dibacakan shalawat dan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW akan dihadiri rahmat dan berkah dari Allah SWT. Dengan melangsungkan Haul atau akad nikah dalam momen tersebut, diharapkan acara-acara itu turut mendapatkan limpahan berkah dari kemuliaan majelis Maulid.


✨ Rekomendasi Pilihan Editor

Koleksi Spesial Majelis (Pilihan Editor)

🛒 Cek Penawarannya Disini

Event Calendar

Friday, 8 December 2023

1:30 pm - 4:30 pm  Asia/Jakarta
Closed
Add A Review

Refund Policy

Cancel booking before 0 days

4

Send Message

Send mail success

Send mail failed

Please enter input field

reCAPTCHA verification failed. Please try again.