arafah thumb Tuntunan Amalan Hari Arafah — Nasihat Habib Omar bin Hafidz untuk Jamaah di Tanah Air

Tuntunan Amalan Hari Arafah — Nasihat Habib Omar bin Hafidz untuk Jamaah di Tanah Air

Bismillahirrahmanirrahim.

Para pecinta majelis, Hari Arafah — 9 Dzulhijjah — adalah salah satu hari paling agung dalam kalender Islam. Bagi jamaah haji, ini adalah puncak wukuf. Bagi kita yang belum berkesempatan ke Tanah Suci, ada bagian keberkahan yang Allah sediakan khusus untuk hamba-hamba-Nya yang menghidupkan hari ini dari tanah air masing-masing.

Al-Allamah Al-Habib Omar bin Hafidz, ulama besar asal Tarim, Hadhramaut, menyampaikan tuntunan lengkap tentang bagaimana setiap mukmin bisa meraih curahan rahmat di musim haji ini — meskipun tidak berada di Arafah.

Yaumut Tarwiyah — Pintu Menuju Arafah

Sebelum Arafah, ada Yaumut Tarwiyah (8 Dzulhijjah). Habib Omar mengingatkan bahwa pada hari inilah Baginda Rasulullah SAW saat Haji Wada’ bermalam di Mina. Beliau melaksanakan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya di sana, lalu bermalam dan shalat Subuh, kemudian setelah matahari terbit bertolak menuju Arafah.

“كان سيدنا المصطفى صلى الله عليه وسلم في حجة الوداع في مثل هذا اليوم الثامن من ذي الحجة في منى — ‘Baginda Nabi al-Mushthafa SAW pada Haji Wada’ di hari seperti ini, tanggal 8 Dzulhijjah, berada di Mina…'”

— Al-Allamah Al-Habib Omar bin Hafidz

Lailatul Arafah — Malam yang Dianjurkan Dihidupkan

Lailatul Arafah (malam 9 Dzulhijjah) termasuk malam-malam yang sangat dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah. Habib Omar menegaskan:

“وليلة عرفة من الليالي التي يُستحبُّ إحياؤها والقيام فيها — ‘Lailatul Arafah adalah di antara malam-malam yang dianjurkan untuk dihidupkan dan diisi dengan qiyam…'”

Malam ini hendaknya diisi dengan dzikir, doa, dan tilawah Al-Qur’an. Habib Omar mendoakan agar Allah membukakan pintu rahmat seluas-luasnya bagi umat dan mengangkat berbagai bala serta musibah yang menimpa.

Amalan Utama Hari Arafah — Tuntunan dari Habib Omar

Berikut amalan yang dianjurkan oleh Al-Habib Omar bin Hafidz untuk Hari Arafah, berdasarkan riwayat-riwayat yang mu’tabar:

1. Tahlil — 1000 Kali

Bacaan utama Hari Arafah adalah kalimat tauhid:

Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiit, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir

Dalam satu riwayat ditambahkan: “wa huwa hayyun laa yamuut”. Dibaca 1000 kali, dimulai sejak fajar Hari Arafah.

2. Surat Al-Ikhlas — 1000 Kali

Habib Omar menyebutkan bahwa membaca Qul huwallaahu ahad 1000 kali di Hari Arafah mendatangkan pandangan khusus dari Allah SWT — “Allah melihatmu di Hari Arafah.”

3. Surat Al-Fatihah — 100 Kali

Ummul Kitab dibaca 100 kali sebagai pembuka pintu rahmat dan keberkahan.

4. Al-Ikhlas + Al-Mu’awwidzatayn — 100 Kali

Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas masing-masing 100 kali sebagai perisai dan penyempurna.

5. Shalawat Ibrahimiyah — 100 Kali

Shalawat yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW ini dibaca 100 kali:

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidun majiid…

Doa Hari Tarwiyah dan Hari Arafah

Habib Omar juga membagikan untaian doa yang beliau panjatkan di Hari Tarwiyah — doa yang penuh pengharapan akan curahan rahmat Allah:

“Allahumma akrimnaa fii yawmit tarwiyati bi-rayyi quluubinaa, litazdaada bihi zama’an min maa’i mahabbatika, wa maa’i ma’rifatika, wa maa’i ridhwaanika, wa maa’i qurbika, yaa Akramal Akramiin wa yaa Arhamar Raahimiin…”

Artinya: “Ya Allah, muliakanlah kami di Hari Tarwiyah dengan menyirami hati kami, agar semakin bertambah dahaga akan air kecintaan-Mu, air ma’rifat-Mu, air ridha-Mu, air kedekatan-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang…”

FAQ — Seputar Amalan Hari Arafah

Apakah amalan Hari Arafah ini khusus untuk jamaah haji saja?

Tidak. Habib Omar bin Hafidz menekankan bahwa setiap mukmin — termasuk yang tidak berhaji — bisa mengambil bagian keberkahan Hari Arafah. Caranya: dengan niat yang tulus, kerinduan hati kepada Baitullah, dan doa untuk jamaah haji yang sedang wukuf.

Kapan waktu terbaik memulai amalan Hari Arafah?

Amalan dimulai sejak fajar Hari Arafah (9 Dzulhijjah). Malam sebelumnya — Lailatul Arafah — dihidupkan dengan qiyam, dzikir, istighfar di waktu sahur, dan shalat Subuh berjamaah.

Apa keutamaan tahlil 1000x di Hari Arafah?

Tahlil adalah dzikir paling utama di Hari Arafah. Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik doa adalah doa Hari Arafah, dan sebaik-baik yang aku ucapkan dan para nabi sebelumku adalah Laa ilaaha illallaah…” (HR. Tirmidzi).

Apakah ada tuntunan puasa Arafah?

Ya, puasa Arafah (9 Dzulhijjah) sangat dianjurkan bagi yang tidak sedang berhaji. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR. Muslim).

Sama-sama Pergi Haji — Nasihat untuk yang Belum ke Tanah Suci

Habib Omar juga menyampaikan pesan menyentuh bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji — bahwa keterlibatan hati bisa menyamai pahala mereka yang hadir di Tanah Suci:

Melalui niat yang jujur, kerinduan yang mendalam, dan doa yang dipanjatkan untuk para hujjaj — seorang mukmin di tanah air bisa meraih bagian dari keberkahan musim haji.

Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan kelak memanggil kita ke Tanah Suci-Nya. Aamiin.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber: Channel Telegram resmi Al-Habib Omar bin Hafidz (@HabibOmar) dan alhabibumar.com


Catatan Redaksi:
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang diterima redaksi majelis.info. Kami hanyalah penyampai — bila ada kekeliruan dalam nama, gelar, waktu, atau tempat, mohon koreksinya melalui:

  • Kolom komentar di bawah
  • Email: info@majelis.info
  • WhatsApp: 08999150143

Jazakumullah khairan katsira.