Description
Bulan suci Ramadan, terutama pada sepuluh malam terakhirnya, adalah samudra rahmat dan ampunan yang terbentang luas. Di saat inilah setiap Muslim berlomba-lomba untuk menyempurnakan ibadahnya, membersihkan diri dari dosa, dan mendekatkan diri sedekat mungkin kepada Allah SWT. Di tengah kesibukan kita mengejar Lailatul Qadar, seringkali ada satu kewajiban besar yang mungkin terlupakan: hutang sholat fardhu. Menjawab keresahan ini, sebuah pengajian istimewa bertajuk Qodho Sholat Habib Abdullah Al Muhdhor akan diselenggarakan. Acara yang membahas tema fundamental “Qodho’ Sholat 5 Waktu” ini akan dibimbing langsung oleh guru kita yang mulia. Acara penuh berkah ini dijadwalkan pada hari Jumat, 23 Ramadan 1447 H, bertepatan dengan 13 Maret 2026, yang akan dimulai setelah pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Inat Al Mubarok, Tegal Arum.
Urgensi Qodho Sholat Habib Abdullah dalam Fikih Aswaja
Dalam pandangan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), khususnya dalam madzhab Imam Syafi’i, sholat adalah tiang agama dan hutang pertama seorang hamba kepada Allah SWT yang akan dihisab. Meninggalkan sholat, baik karena lupa, tertidur, apalagi dengan sengaja, adalah dosa besar. Para ulama empat madzhab telah bersepakat (ijma’) bahwa sholat fardhu yang ditinggalkan secara sengaja wajib hukumnya untuk di-qodho’ atau diganti. Ini bukanlah pilihan, melainkan sebuah kewajiban mutlak. Qodho’ sholat bukanlah sekadar ritual pengganti, melainkan manifestasi dari taubat yang sesungguhnya. Ia adalah bukti penyesalan kita atas kelalaian di masa lalu dan kesungguhan kita untuk memperbaiki hubungan dengan Sang Khaliq. Seringkali muncul pertanyaan di benak kita: “Bagaimana cara menggantinya jika jumlahnya sudah tidak terhitung?” atau “Apakah taubat saja tidak cukup?”. Pertanyaan-pertanyaan krusial inilah yang membutuhkan bimbingan dari seorang alim ulama yang memiliki sanad keilmuan yang jelas dan bersambung hingga kepada Rasulullah SAW, agar kita tidak salah langkah dalam menunaikan kewajiban agung ini.
Bimbingan Praktis dari Ulama Pewaris Nabi
Kehadiran Al-Mukarram Habib Abdullah Al Muhdhor dalam pengajian Qodho Sholat Habib Abdullah ini adalah sebuah anugerah yang sangat dinantikan. Beliau, yang nasab dan ilmunya bersambung ke kota seribu wali, Tareem, Hadramaut, akan menguraikan persoalan qodho’ sholat ini secara mendalam namun mudah dipahami. Kita akan diajak untuk tidak hanya memahami landasan dalil dari Al-Qur’an dan Hadits mengenai wajibnya meng-qodho’ sholat, tetapi juga akan diberikan panduan praktis tentang teknis pelaksanaannya. Pengajian ini diharapkan akan menjawab berbagai persoalan teknis, seperti bagaimana niat yang benar untuk sholat qodho’, waktu-waktu terbaik untuk melaksanakannya, serta metode untuk memperkirakan jumlah sholat yang telah kita tinggalkan selama bertahun-tahun. Bimbingan dari seorang guru yang mursyid akan memberikan ketenangan hati dan keyakinan bahwa langkah yang kita ambil untuk melunasi hutang kepada Allah SWT ini berada di jalan yang benar. Ini adalah kesempatan langka untuk bertanya langsung dan mendapatkan pencerahan atas keraguan yang mungkin selama ini membebani hati kita.
Ramadan: Momentum Emas untuk Bertaubat dan Melunasi Hutang
Dipilihnya waktu 23 Ramadan untuk pengajian ini bukanlah tanpa makna. Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah puncak dari bulan suci, di mana pintu ampunan dibuka selebar-lebarnya dan setiap amal salih dilipatgandakan pahalanya. Momen ini adalah saat yang paling tepat untuk memulai sebuah resolusi agung: melunasi semua hutang sholat kita. Memulai qodho’ sholat di bulan Ramadan akan terasa lebih ringan karena didukung oleh suasana spiritual yang kuat dan semangat ibadah yang sedang membara. Ini adalah wujud keseriusan taubat nasuha kita. Dengan memulai cicilan hutang sholat ini di bulan Ramadan, kita berharap agar Allah SWT menerima taubat kita, mengampuni kelalaian kita di masa lalu, dan memberikan kekuatan serta keistiqomahan untuk terus melunasinya hingga tuntas. Jangan sampai kita keluar dari Ramadan hanya dengan membawa amalan sunnah, sementara kewajiban yang paling pokok masih terabaikan. Bagi para hadirin yang ingin mencari info pengajian lainnya untuk mengisi sisa Ramadan, Majelis.info senantiasa menyediakan jadwal terkini untuk Anda.
Panggilan Hati untuk Hadir dan Meraih Keberkahan
Dengan segala kerendahan hati, kami mengajak seluruh kaum Muslimin dan Muslimat, para jama’ah dan muhibbin, untuk meluangkan waktu dan meringankan langkah guna menghadiri majelis ilmu Qodho Sholat Habib Abdullah Al Muhdhor yang sangat penting ini. Mari kita jadikan majelis ilmu ini sebagai titik balik dalam hidup kita, sebagai gerbang untuk menyempurnakan ibadah dan membersihkan catatan amal kita. Catat dan ingat baik-baik waktunya: Jumat, 13 Maret 2026 (23 Ramadan 1447 H), dimulai pukul 12.30 WIB (Ba’da Sholat Jumat) hingga selesai, bertempat di Masjid Inat Al Mubarok, Tegal Arum. Ajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk bersama-sama menimba ilmu dari zurriyat Rasulullah SAW. Bagi jama’ah yang berhalangan hadir, acara ini juga kemungkinan akan disiarkan melalui kanal resmi Al Mehdhar Tareem Channel. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kesehatan, kesempatan, dan hidayah untuk bisa hadir dalam taman-taman surga-Nya di dunia. Wallahu a’lam bish-shawab.