March
14 Saturday

Mengetuk Pintu Langit Kemayoran: Sholat Tasbih dan Dzikrul Maut di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Sat 14 March 2026 2:30 am -
Musholla Al Akhyar, Jalan Gang Spoor 4, Kemayoran, Jakarta Pusat

Description

Bulan suci Ramadhan, terutama pada sepuluh malam terakhirnya, adalah puncak perjalanan spiritual kaum muslimin. Di waktu mustajab ini, rahmat Allah SWT dicurahkan, pintu ampunan dibuka, dan pahala dilipatgandakan. Di tengah semaraknya ibadah di ibu kota, Majelis Dzikrul Maut dan Musholla Al Akhyar mempersembahkan sebuah acara istimewa: Pengajian Sholat Tasbih Kemayoran. Acara ini mengundang segenap jamaah untuk bersama-sama menghidupkan malam ke-24 Ramadhan 1447 H dalam sebuah rangkaian ibadah mendalam yang dirancang untuk menyucikan jiwa dan mendekatkan diri kepada Sang Khaliq di waktu sahar yang penuh ketenangan.

Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah memasuki zona ‘final’ yang paling menentukan. Rasulullah SAW mencontohkan kesungguhan yang luar biasa pada periode ini. Sebagaimana diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah RA, “Apabila telah masuk sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, beliau (Rasulullah SAW) mengencangkan kain sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Inilah waktu di mana malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, disembunyikan hikmahnya agar kita terus giat beribadah tanpa henti. Menghidupkan malam-malam ini dengan amalan seperti sholat, dzikir, dan doa adalah upaya kita untuk ‘mengetuk pintu langit’, berharap rahmat dan ampunan-Nya tercurah, serta meraih kemuliaan malam yang agung tersebut.

Meraih Ampunan di Pengajian Sholat Tasbih Kemayoran

Salah satu agenda utama dalam pengajian istimewa yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, bertepatan dengan malam ke-24 Ramadhan, adalah pelaksanaan Sholat Tasbih secara berjamaah. Sholat sunnah ini memiliki fadhilah yang luar biasa, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada paman beliau, Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib. Dengan rangkaian tasbih “Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar” yang dibaca sebanyak 300 kali dalam empat rakaat, Sholat Tasbih menjadi wasilah atau perantara bagi seorang hamba untuk memohon ampunan atas segala dosa, baik yang terdahulu maupun yang akan datang, yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Melaksanakannya di sepertiga malam terakhir bulan Ramadhan, dipimpin oleh para alim ulama, tentu akan menambah kekhusyukan dan harapan terkabulnya doa. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi kita semua untuk membersihkan diri dari noda-noda dosa sebelum Ramadhan berlalu. Tak berhenti di situ, kehangatan ukhuwah Islamiyah akan semakin terasa dengan adanya agenda Sahur Bersama. Ini bukan sekadar mengisi perut untuk persiapan puasa esok hari, melainkan sebuah simbol kebersamaan, saling berbagi barokah sahur, dan menguatkan tali silaturahmi antar sesama jamaah dalam suasana yang penuh kesederhanaan dan kedamaian. Agenda sahur bersama ini juga merupakan upaya untuk meraih keberkahan yang dijanjikan Rasulullah SAW dalam sabdanya, “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Di Bawah Bimbingan Al-Habib Ahmad Maula’Aydid dan Ustadz Fachrul

Sebuah majelis ilmu dan dzikir tak akan lengkap tanpa kehadiran guru-guru mulia yang akan membimbing dan menuntun jamaah. Pengajian di Musholla Al Akhyar ini akan terasa semakin istimewa dengan kehadiran dua sosok ulama, yakni Lil Habib Ahmad Bin Hamid Maula’Aydid dan Ustadz Fachrul. Kehadiran Al-Habib Ahmad Bin Hamid Maula’Aydid, seorang dzurriyah Rasulullah SAW, membawa nuansa kesejukan dan barokah tersendiri. Mengikuti bimbingan ibadah dari para habaib adalah sebuah kenikmatan, karena sanad keilmuan dan spiritualitas mereka yang bersambung langsung kepada datuk mereka, Baginda Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, kehadiran Ustadz Fachrul akan melengkapi majelis dengan penyampaian ilmu yang mudah dicerna dan menyentuh hati. Kombinasi bimbingan dari kedua tokoh ini diharapkan dapat membawa para jamaah untuk menyelami makna ibadah dengan lebih dalam, merasakan getaran spiritual yang kuat, dan memetik hikmah dari setiap rangkaian acara yang diselenggarakan dalam Pengajian Sholat Tasbih Kemayoran ini.

Dzikrul Maut: Pelembut Hati di Bulan Penuh Rahmat

Salah satu mata acara yang menjadi ciri khas majelis ini adalah “Dzikrul Maut” atau mengingat kematian. Mungkin terdengar berat bagi sebagian orang, namun mengingat kematian justru merupakan salah satu ibadah hati yang paling agung, terutama di bulan Ramadhan. Imam Al-Ghazali dalam magnum opusnya, Ihya’ Ulumiddin, menjelaskan bahwa mengingat kematian adalah obat mujarab bagi hati yang keras dan lalai. Ia bukanlah untuk menimbulkan keputusasaan, melainkan untuk membangkitkan kesadaran. Dengan membayangkan saat ruh berpisah dari jasad, kita akan lebih menghargai setiap detik nafas yang Allah berikan. Kesempatan untuk beramal tidak akan disia-siakan, lidah akan lebih terjaga, dan hati akan lebih mudah untuk memaafkan. Oleh karena itu, sesi Dzikrul Maut bertujuan untuk mengajak kita semua melakukan muhasabah atau introspeksi diri secara mendalam. Di tengah keheningan malam, kita diajak merenungi perjalanan hidup, mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi di akhirat, dan memohon husnul khatimah. Ini adalah momentum yang sangat tepat untuk menangis karena dosa-dosa kita di hadapan Allah SWT, memohon ampunan-Nya dengan kesungguhan hati di bulan yang penuh maghfirah ini.

Mari bersama-sama kita langkahkan kaki, niatkan hati, dan kosongkan waktu untuk meraih keberkahan di malam-malam terakhir Ramadhan. Pengajian Sholat Tasbih, Dzikrul Maut, dan Sahur Bersama ini akan dimulai pada pukul 02:30 dini hari hingga selesai, bertempat di Musholla Al Akhyar, yang beralamat di Jalan Gang Spoor 4, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebuah kesempatan langka untuk beribadah bersama para alim ulama, menyucikan jiwa, dan mempererat tali persaudaraan sesama muslim. Jangan biarkan sisa-sisa malam Ramadhan yang mulia ini berlalu begitu saja tanpa kita isi dengan amalan-amalan terbaik. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan kemuliaan Lailatul Qadar. Untuk menemukan info pengajian lainnya yang tak kalah bermanfaat selama bulan suci ini, para jamaah dapat senantiasa mengikuti pembaruan dari Majelis.info. Mari kita hidupkan malam Ramadhan dengan ilmu, dzikir, dan kebersamaan.


Rekomendasi Spesial Majelis
Sarung BHS Classic Gold Premium motif DGA SSF DKA GOLD Sarung Tenun Halus Songket Pria Dewasa

Dapatkan produk ini dengan harga spesial 349,9RB. Terlaris, sudah terjual 355!

🛒 Cek Promo di Alvarey
Add A Review