Description
Bulan suci Romadhon, bulan yang penuh ampunan dan keberkahan, senantiasa menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim. Di dalamnya, terdapat sepuluh malam terakhir yang memiliki keistimewaan luar biasa, di mana pintu-pintu langit dibuka selebar-lebarnya dan rahmat Allah SWT dicurahkan tanpa henti. Puncak dari kemuliaan ini adalah malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam semangat meraih kemuliaan malam tersebut, Majelis Bin Yahya dengan penuh rasa syukur mengundang Anda untuk hadir dalam sebuah Pengajian Habib Usman Bin Yahya yang akan diisi dengan rangkaian ibadah penuh makna. Acara yang insya Allah akan dilangsungkan di bawah bimbingan guru mulia, AlHabib Usman Bin Ubaydillah Bin Yahya, ini menjadi sebuah oase ruhani di tengah kesibukan duniawi, kesempatan emas untuk menyucikan jiwa dan mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.
Suasana Khidmat di Puncak Keberkahan
Acara mulia ini akan diselenggarakan pada hari yang sangat istimewa, yakni pada Senin, 16 Maret 2026, yang bertepatan dengan malam ke-27 Romadhon 1447 Hijriah. Malam ke-27 Romadhon memiliki tempat tersendiri di hati umat Islam, karena banyak ulama salafus shalih yang berpendapat bahwa pada malam ganjil inilah Lailatul Qadar paling berpotensi turun. Dipilihnya lokasi di Jalan Raya Puncak Hankam, Cisarua, Bogor, seakan menambah kekhusyukan acara ini. Suasana Puncak yang sejuk dan tenang, jauh dari hiruk pikuk perkotaan, diharapkan dapat membantu para jamaah untuk lebih fokus dalam beribadah, merenungi ayat-ayat suci Al-Qur’an, dan memanjatkan doa-doa dengan hati yang tulus. Majelis Bin Yahya mempersiapkan acara ini sebagai wadah bagi kita semua untuk bersama-sama menghidupkan salah satu malam paling agung dalam setahun, menjalin ukhuwah Islamiyah sambil bersama-sama memburu ridho dan ampunan dari Allah SWT.
Sosok Mursyid Penuh Kelembutan di Balik Pengajian Habib Usman Bin Yahya
Tentu saja, kehadiran seorang guru pembimbing menjadi cahaya dalam setiap majelis ilmu dan dzikir. Pengajian istimewa ini akan dipimpin langsung oleh AlHabib Usman Bin Ubaydillah Bin Yahya. Beliau merupakan sosok ulama yang nasabnya bersambung mulia kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, seorang pewaris ilmu para nabi yang senantiasa menebarkan kesejukan dan kelembutan dalam dakwahnya. Kehadiran beliau bukan sekadar untuk memimpin sholat dan doa, tetapi juga untuk memberikan nutrisi bagi ruhani kita melalui untaian nasihat dan tausiyah yang menyejukkan kalbu. Di bawah bimbingan beliau, jamaah akan diajak untuk menyelami makna dari setiap rangkaian ibadah, mulai dari kebersamaan saat berbuka puasa hingga khidmatnya lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang akan dikhatamkan pada malam tersebut. Mengikuti pengajian yang dipimpin oleh seorang dzurriyah Rasulullah SAW di malam yang penuh berkah adalah sebuah nikmat yang patut kita syukuri dan perjuangkan kehadirannya.
Rangkaian Acara Penuh Makna: Dari Iftar hingga Khatam Al-Qur’an
Rangkaian acara telah disusun dengan cermat untuk memaksimalkan ibadah di malam yang mulia ini. Acara akan dimulai pada pukul 17.00 WIB dengan agenda Buka Puasa Bersama. Momen berbuka puasa di sebuah majelis ilmu memiliki keberkahan tersendiri, bukan sekadar tentang melepaskan dahaga dan lapar, melainkan tentang merasakan nikmatnya kebersamaan, berbagi dalam persaudaraan sesama muslim, dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW untuk menyegerakan berbuka. Setelah menunaikan ibadah Sholat Maghrib dan Isya berjamaah, puncak acara akan dimulai pada pukul 19.45 WIB, yaitu pelaksanaan Sholat Tarawih Berjamaah yang akan diiringi dengan Khotmul Qur’an. Ini adalah momen yang sangat dinantikan, di mana seluruh jamaah akan menjadi saksi selesainya pembacaan 30 juz Al-Qur’an. Suara lantunan ayat terakhir yang menggema, diikuti dengan doa khatam Al-Qur’an yang dipimpin oleh AlHabib Usman Bin Yahya, insya Allah akan menggetarkan hati dan mengundang turunnya rahmat serta keberkahan bagi seluruh yang hadir.
Keutamaan Menghidupkan Lailatul Qadar di Majelis Ilmu
Menghidupkan malam Lailatul Qadar di majelis ilmu memiliki fadhilah yang luar biasa. Selain mendapatkan pahala i’tikaf, para jamaah juga akan meraih pahala thalabul ‘ilmi (menuntut ilmu), pahala silaturahmi, dan pahala dzikir berjamaah. Berada di tengah-tengah orang-orang shalih dan mendengarkan tausiyah dari seorang ulama pewaris Nabi akan menjaga hati dan pikiran kita dari kelalaian, sehingga setiap detik di malam mulia itu dapat terisi dengan ibadah yang berkualitas. Kebersamaan dalam doa juga memiliki kekuatan yang dahsyat. Doa yang dipanjatkan oleh puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang secara serentak, yang di-aamiin-kan oleh para malaikat, memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk diijabah oleh Allah SWT. Ini adalah kesempatan emas untuk menyatukan harapan dan doa, memohon ampunan bagi diri, keluarga, dan seluruh umat Islam.
Undangan Terbuka untuk Seluruh Umat
Majelis Bin Yahya dengan tulus membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin turut serta dalam lautan keberkahan ini. Undangan ini bersifat umum, ditujukan untuk kaum laki-laki maupun perempuan. Sangat dianjurkan untuk mengajak serta seluruh anggota keluarga, sanak saudara, kerabat, dan sahabat untuk bersama-sama merasakan nikmatnya beribadah di malam 27 Romadhon dalam majelis mulia ini. Sebagaimana tertera dalam pengumuman, “Ajak keluarga dan sanak saudaranya. Insya Allah mendapat keberkahaan.” Mari kita niatkan dari sekarang untuk meluangkan waktu, mempersiapkan diri, dan meringankan langkah menuju Jl. Raya Puncak Hankam, Cisarua, Bogor, pada Senin, 16 Maret 2026. Bagi jamaah yang ingin mengetahui info pengajian lainnya yang diselenggarakan oleh majelis-majelis Ahlussunnah wal Jama’ah, dapat senantiasa memantau platform kami.
Semoga Allah SWT memberikan kita semua kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk dapat menghadiri majelis yang penuh berkah ini. Mudah-mudahan, melalui kebersamaan dalam ibadah, kita semua tergolong sebagai hamba-hamba-Nya yang berhasil meraih keutamaan Lailatul Qadar, mendapatkan ampunan atas segala dosa, dan keluar dari bulan Romadhon sebagai pribadi yang kembali fitrah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.