Description
Bulan suci Ramadhan, khususnya pada sepuluh malam terakhirnya, adalah puncak dari perjalanan spiritual kaum muslimin dalam setahun. Di dalamnya tercurah rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka yang tak terhingga. Para shalihin mengajarkan kita untuk tidak menyia-nyiakan satu detik pun dari waktu-waktu mustajab ini. Di tengah kesibukan duniawi, Majelis.info dengan penuh suka cita mengabarkan sebuah undangan mulia untuk menghadiri Pengajian Habib Muchsin Al Atthos, yang akan menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama sekaligus Santunan Anak Yatim Piatu. Acara yang insya Allah sarat dengan barokah ini akan dilangsungkan pada hari Kamis, 12 Maret 2026, yang bertepatan dengan malam ke-23 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, salah satu malam ganjil yang paling dinanti-nantikan kehadirannya. Ini adalah sebuah kesempatan emas bagi kita untuk berkumpul, berbagi, dan bersama-sama menghidupkan malam mulia dalam bingkai kebersamaan Ahlussunnah wal Jama’ah.
Detail Acara Pengajian Habib Muchsin Al Atthos
Kawasan Condet, Jakarta Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat syiar Islam yang teduh, tempat bersemayamnya para ulama dan habaib yang nasabnya bersambung mulia kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Atmosfer religius begitu kental terasa di setiap sudutnya, menjadikannya lokasi yang sangat tepat untuk kegiatan rohani. Di sanalah, tepatnya di kediaman beliau, Al-Habib Muchsin bin Zaid Al Atthos, acara penuh berkah ini akan digelar. Acara akan dimulai sejak pukul 17.00 WIB, memberikan kesempatan bagi para jamaah untuk hadir lebih awal, bersilaturahmi, dan mempersiapkan diri untuk berbuka puasa. Tradisi berbuka puasa bersama atau iftar jama’i bukan sekadar aktivitas makan dan minum untuk membatalkan puasa. Di dalamnya terkandung nilai-nilai mahabbah (cinta) dan ukhuwah (persaudaraan) yang sangat dalam. Duduk bersama dalam satu nampan, berbagi hidangan sederhana, dan memanjatkan doa di saat-saat ijabah menjelang adzan Maghrib adalah sebuah pemandangan yang menenangkan jiwa dan menguatkan ikatan di antara sesama muslim. Ini adalah wujud nyata dari ajaran Rasulullah SAW untuk saling mengasihi dan berbagi kebahagiaan, terlebih di bulan yang penuh kemuliaan ini.
Menyantuni Yatim, Meneladani Rasulullah SAW
Puncak dari kemuliaan acara ini tidak hanya terletak pada buka puasa bersamanya, tetapi juga pada agenda utamanya, yakni Santunan Anak Yatim Piatu. Menyantuni dan memuliakan anak yatim adalah salah satu amalan yang memiliki kedudukan sangat tinggi di sisi Allah SWT dan Rasul-Nya. Baginda Nabi Muhammad SAW sendiri adalah seorang yatim, sehingga beliau sangat memahami dan mencurahkan kasih sayang yang luar biasa kepada mereka. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil beliau SAW mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya serta agak merenggangkan keduanya. Janji kedekatan dengan Rasulullah di surga kelak adalah motivasi terbesar bagi setiap mukmin. Terlebih lagi, pahala berbagi di bulan Ramadhan dilipatgandakan, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi). Dengan menghadiri dan turut serta dalam acara ini, kita tidak hanya berbagi rezeki, tetapi juga sedang meniti jalan untuk meraih cinta Allah dan meneladani akhlak mulia Sang Nabi Agung. Kebahagiaan yang terpancar di wajah-wajah polos mereka saat menerima santunan adalah doa tak terucap yang insya Allah akan mengguncang Arsy-Nya.
Spiritualitas Malam Ganjil dan Kebersamaan di Masjid Al Hawi
Waktu pelaksanaan acara ini, yakni malam ke-23 Ramadhan, menambah bobot spiritualitasnya. Sebagai salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir, malam ini merupakan salah satu kandidat kuat turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Menghidupkan malam ini dengan amalan sosial seperti memberi makan orang berpuasa dan menyantuni yatim adalah cara terbaik untuk menjemput kemuliaan malam tersebut, karena amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Rangkaian acara tidak berhenti setelah berbuka puasa. Para jamaah kemudian akan melanjutkan ibadah dengan melaksanakan Sholat Tarawih berjamaah di Masjid Al Hawi. Masjid yang menjadi salah satu ikon dakwah Aswaja di Condet ini akan menjadi tempat kita bersama-sama merajut munajat dan doa, menyempurnakan ibadah di malam yang penuh ampunan. Kombinasi antara ibadah sosial (berbuka bersama dan santunan) dengan ibadah ritual (Sholat Tarawih) menjadikan rangkaian acara ini sebuah paket spiritual yang lengkap untuk mengisi malam Ramadhan kita.
Catatan Penting untuk Para Jamaah
Bagi segenap kaum muslimin yang rindu akan suasana kebersamaan dan ingin meraih keberkahan Ramadhan dalam Pengajian Habib Muchsin Al Atthos ini, pintu kediaman beliau terbuka lebar. Alamat lengkap lokasi acara adalah di Gang Pringsewu, Jalan Raya Condet, RT.3/RW.16, Kelurahan Ciliitan, Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur. Agar tidak terlambat dan dapat mengikuti rangkaian acara dari awal, dianjurkan bagi para jamaah untuk hadir sebelum pukul 17.00 WIB. Perlu menjadi catatan penting bahwa undangan ini berlaku KHUSUS UNTUK LAKI-LAKI (IKHWAN). Ketentuan ini dibuat demi menjaga adab, kekhusyuan, dan kelancaran seluruh rangkaian acara. Mari kita niatkan setiap langkah kita dari rumah sebagai bagian dari ibadah untuk menghidupkan syiar Islam dan mencari ridha Allah SWT. Bagi para ikhwan yang ingin mengetahui jadwal info pengajian lainnya, dapat terus memantau situs resmi kami.
Semoga Allah SWT meringankan langkah kita untuk dapat menghadiri majelis yang mulia ini. Semoga kehadiran kita menjadi saksi cinta kita kepada Allah, Rasul-Nya, para ahlul bait, dan kepada sesama, khususnya anak-anak yatim. Mari kita jemput keberkahan malam ke-23 Ramadhan dengan amalan terbaik, menggapai ampunan ilahi, dan meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Semoga kita semua tergolong hamba-hamba-Nya yang beruntung di akhir bulan suci ini. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.