March
20 Friday

Khutbah Jum’at Akhir Ramadhan 1447 H: Meraih Ampunan & Istiqomah Bersama Habib Ahmad bin Novel Jindan di Tangerang

Fri 20 March 2026 12:00 pm -
Masjid Al Ikhlas, Larangan, Tangerang

Description

Menjemput Berkah di Detik-Detik Terakhir Ramadhan

Suasana syahdu dan penuh perenungan menyelimuti umat Islam di seluruh penjuru dunia seiring berjalannya hari-hari terakhir di bulan suci Ramadhan. Setiap detik yang berlalu terasa semakin berharga, menjadi kesempatan emas untuk memaksimalkan ibadah, memohon ampunan, dan meraih keberkahan yang tak terhingga. Di tengah atmosfer spiritual yang mendalam ini, sebuah kabar gembira hadir bagi masyarakat Tangerang, Banten, dan sekitarnya. Sebuah momentum istimewa untuk menyempurnakan ibadah di penghujung bulan mulia akan diselenggarakan melalui mimbar Khutbah Jum’at yang akan disampaikan oleh seorang ulama kharismatik, Al Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan.

Informasi Lengkap Acara

Kesempatan berharga ini terbuka bagi seluruh kaum muslimin yang ingin menutup lembaran Ramadhan dengan ilmu dan nasihat yang menyejukkan hati. Berikut adalah rincian lengkapnya:

  • Acara: Khutbah & Shalat Jum’at Akhir Ramadhan 1447 H
  • Khatib: Al Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan
  • Tanggal: Jum’at, 30 Ramadhan 1447 H / 20 Maret 2026 M
  • Waktu: Pukul 12.00 WIB (dimulai dengan Shalat Jum’at)
  • Lokasi: Masjid Al Ikhlas, Jl. Prof. Dr. Hamka, RT. 005 / RW. 001, Kel. Larangan Selatan, Kec. Larangan, Kota Tangerang

Mengenal Sosok Al Habib Ahmad bin Novel Jindan

Sosok Al Habib Ahmad bin Novel bin Jindan bukanlah nama yang asing di kalangan para penuntut ilmu dan pecinta majelis-majelis pengajian. Beliau merupakan salah satu pilar dakwah dari lembaga Al Hawthah Al Jindaniyah dan Yayasan Al Fachriyah, sebuah institusi dakwah dan pendidikan Islam yang didirikan oleh ayahanda beliau, Al-Habib Novel bin Salim bin Jindan, dan kini diteruskan oleh putra-putranya. Bersama saudaranya yang juga seorang pendakwah ternama, Al-Habib Jindan bin Novel bin Jindan, beliau aktif meneruskan estafet dakwah yang berlandaskan cinta (mahabbah), kelembutan, dan sanad ilmu yang tersambung jelas hingga kepada Baginda Rasulullah SAW.

Dakwah keluarga Jindan dikenal luas dengan pendekatannya yang merangkul, mengedepankan akhlakul karimah, serta memegang teguh ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang lurus dan moderat. Ceramah-ceramah beliau senantiasa berisi untaian hikmah yang mudah dicerna, menyentuh kalbu, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, menjadikannya figur yang dihormati dan dicintai oleh berbagai kalangan umat.

Renungan di Penghujung Ramadhan: Makna Khutbah Jum’at Terakhir

Kehadiran Habib Ahmad di mimbar Masjid Al Ikhlas pada hari terakhir Ramadhan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Sebuah khutbah di hari Jum’at penutup bulan puasa diyakini akan sarat dengan pesan-pesan esensial sebagai bekal bagi setiap muslim. Diperkirakan, beliau akan mengupas beberapa tema krusial:

“Sesungguhnya amalan itu tergantung pada penutupnya.” – Hadits Riwayat Bukhari

1. Muhasabah dan Evaluasi Diri

Pesan utama yang seringkali ditekankan di akhir Ramadhan adalah pentingnya muhasabah atau introspeksi diri. Habib Ahmad kemungkinan besar akan mengajak jamaah untuk merenung dan mengevaluasi kualitas ibadah selama sebulan penuh. Sudahkah puasa kita bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan lisan, pandangan, dan perbuatan dari hal-hal yang sia-sia? Seberapa khusyuk shalat tarawih kita? Berapa banyak lembar Al-Qur’an yang telah kita baca dan tadabburi maknanya? Apakah sedekah kita didasari keikhlasan? Momen ini adalah saat yang tepat untuk menilai sejauh mana Ramadhan berhasil menempa diri kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa.

2. Menjaga Api Semangat (Istiqomah) Pasca-Ramadhan

Tantangan terbesar setelah Ramadhan adalah menjaga konsistensi atau istiqomah dalam beribadah. Khutbah ini akan menjadi pengingat penting agar kita tidak menjadi ‘hamba Ramadhan’ yang hanya bersemangat beribadah di bulan suci, lalu kembali lalai di sebelas bulan berikutnya. Beliau akan memberikan wejangan tentang bagaimana membawa spirit Ramadhan—seperti kedisiplinan shalat berjamaah, kedermawanan, dan kedekatan dengan Al-Qur’an—ke dalam rutinitas harian pasca-Idul Fitri. Menjadi seorang ‘hamba Rabbani’ yang senantiasa taat di setiap waktu adalah tujuan sejati dari madrasah Ramadhan.

3. Penyempurna Ibadah: Zakat Fitrah dan Idul Fitri

Tidak lengkap rasanya membahas akhir Ramadhan tanpa menyinggung zakat fitrah. Beliau akan menguraikan hikmah di balik kewajiban ini, yaitu sebagai penyempurna dan pembersih bagi ibadah puasa dari segala kekurangan, sekaligus sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membahagiakan kaum fakir miskin di hari kemenangan. Selain itu, jamaah akan diajak untuk memahami makna sejati Idul Fitri, yaitu kembali kepada kesucian dan merayakannya dengan penuh rasa syukur, bukan dengan euforia yang berlebihan dan melupakan esensi takwa.

Masjid Al Ikhlas: Oase Spiritual di Tangerang

Masjid Al Ikhlas di Larangan, Tangerang, terpilih menjadi tuan rumah acara mulia ini. Pemilihan lokasi ini menunjukkan peran sentral masjid sebagai pusat kegiatan keislaman dan pembinaan umat di tingkat lokal. Bagi warga Larangan Selatan, Kreo, Ciledug, dan sekitarnya, ini adalah sebuah kehormatan dan kesempatan langka untuk dapat melaksanakan Shalat Jum’at seraya menimba ilmu langsung dari seorang habib yang nasab dan ilmunya bersambung.

Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dakwah yang secara konsisten disiarkan dan diorganisir oleh Al Hawthah Al Jindaniyah dan Al Fachriyah. Bagi jamaah yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai kegiatan pengajian, dapat mengikuti akun media sosial resmi Al Fachriyah di berbagai platform digital.

Oleh karena itu, kepada seluruh kaum muslimin di wilayah Tangerang, Banten, Jakarta Selatan, dan sekitarnya, jangan sia-siakan kesempatan berharga ini. Marilah kita bersama-sama melangkahkan kaki menuju Masjid Al Ikhlas pada hari Jum’at, 30 Ramadhan 1447 H. Niatkan langkah kita untuk beribadah, bersilaturahmi, dan mendengarkan petuah yang akan menjadi bekal kita dalam mengarungi kehidupan. Semoga dengan menghadiri majelis ilmu di hari yang mulia ini, kita semua mendapatkan keberkahan, ampunan, dan Rahmat dari Allah SWT, serta dianugerahi kemampuan untuk mengakhiri bulan Ramadhan dengan predikat takwa. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


Spesial Majelis

Dupa India Hio Buhur Wangi Aromaterapi Darshan Life, Cycle, Tulasi, Ullas, Savitri 1 Pouch Isi 35 Sticks

🛒 Cek Promo di Mitra-Dagang

Add A Review

Refund Policy

4

Send Message

Send mail success

Send mail failed

Please enter input field

reCAPTCHA verification failed. Please try again.

© 2026 majelis.info. All Rights Reserved.
Enable Notifications OK No thanks