May
20 Tuesday

Gema Takbir di Solo: Habib Syech Gelar Open House Idul Fitri 1447 H di Bustanul Asyiqin

Tue 20 May 2025 10:00 am -
Solo, Indonesia

Description

Kabar Gembira di Hari Kemenangan

SOLO, MAJELIS.INFO – Seiring gema takbir yang mulai membahana menyambut hari kemenangan, kabar gembira yang dinantikan oleh jutaan Syekhermania dan para pecinta Rasulullah SAW di seluruh penjuru Nusantara akhirnya tiba. Sang maestro shalawat Indonesia, Al-Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, secara resmi mengumumkan akan kembali menggelar acara Open House Idul Fitri 1447 Hijriah. Momen istimewa ini telah menjadi sebuah tradisi yang ditunggu-tunggu, menjadi kesempatan emas bagi umat untuk bersilaturahmi, saling bermaafan, dan meraih keberkahan langsung dari salah satu dzurriyah Nabi yang paling kharismatik dan dicintai di tanah air.

Acara yang menjadi magnet spiritual ini akan dipusatkan di markas besar majelis Ahbaabul Musthofa, yakni Gedung Bustanul Asyiqin, Solo. Lokasi yang secara harfiah berarti “Taman Para Perindu” ini akan kembali menjadi saksi bisu lautan manusia yang datang dari berbagai daerah, disatukan oleh satu ikatan suci: cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah manifestasi kerinduan dan persaudaraan Islam yang puncaknya dirayakan pada hari yang fitri.

Jadwal dan Lokasi Rinci Open House 1447 H

Berdasarkan informasi resmi yang diterima redaksi Majelis.info, Open House ini akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Catat baik-baik tanggal dan waktunya:

  • Tanggal: 2, 3, dan 4 Syawal 1447 H.
  • Lokasi: Gedung Bustanul Asyiqin, Semanggi, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
  • Penting: Penetapan tanggal 1 Syawal akan mengikuti keputusan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui sidang isbat. Jamaah diimbau untuk memantau pengumuman resmi pemerintah untuk menyesuaikan jadwal perjalanan.

Untuk mengakomodasi antusiasme jamaah yang luar biasa dan memastikan kenyamanan bersama, panitia telah membagi jadwal Open House menjadi dua sesi setiap harinya:

  • Sesi Pagi: Pukul 10.00 hingga 12.00 WIB
  • Sesi Sore: Pukul 17.00 hingga 20.00 WIB

Pembagian waktu ini diharapkan dapat mengurai kepadatan, memberikan kesempatan yang lebih leluasa bagi setiap tamu untuk dapat bersalaman, memohon doa, dan bertatap muka langsung dengan Habib Syech tanpa harus berdesak-desakan.

Solo, Episentrum Kerinduan Umat Nusantara

Kota Solo, yang telah lama dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dan spiritualitas di tanah Jawa, kembali mengukuhkan posisinya. Jika pada bulan Rabi’ul Akhir kota ini dibanjiri jamaah untuk Haul Solo, sebuah acara akbar untuk memperingati wafatnya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, maka di bulan Syawal, giliran Gedung Bustanul Asyiqin yang menjadi episentrum kerinduan. Kedua acara besar ini adalah bukti nyata bahwa Solo menjadi destinasi ziarah dan wisata religi yang tidak pernah sepi dari lantunan shalawat dan majelis ilmu. Kehadiran Habib Syech, layaknya magnet spiritual Haul Habib Ali, bukan hanya menarik jamaah dari penjuru Jawa, tetapi juga menjadi tujuan para peziarah dari berbagai provinsi bahkan negara tetangga.

Dakwah Bil Hal Sang Maestro Shalawat

Sosok Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf merupakan sebuah fenomena dalam dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di era modern. Melalui majelis Ahbaabul Musthofa yang beliau rintis, lantunan qasidah dan shalawat yang dahulu mungkin hanya akrab di kalangan tertentu, kini telah membumi dan digandrungi oleh berbagai lapisan masyarakat, dari orang tua hingga generasi milenial dan Gen Z. Beliau berhasil mengemas majelis shalawat menjadi sebuah acara yang penuh semangat, syahdu, meriah, namun tetap dalam koridor syariat yang lurus.

Open House ini lebih dari sekadar acara seremonial. Ini adalah manifestasi dari dakwah bil hal beliau, yakni berdakwah melalui perbuatan nyata. Dengan membuka pintu rumahnya lebar-lebar, beliau mencontohkan secara langsung betapa pentingnya menyambung tali silaturahmi, sebuah amalan yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam untuk memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.

Panduan dan Adab Bagi Jamaah yang Hadir

Mengingat acara ini berskala nasional dan akan dihadiri oleh puluhan ribu orang, penting bagi setiap jamaah untuk mempersiapkan diri dengan baik dan senantiasa menjaga adab. Berikut beberapa imbauan yang perlu diperhatikan:

  1. Niat yang Tulus: Luruskan niat untuk bersilaturahmi, mencari berkah, dan menyambung persaudaraan karena Allah SWT.
  2. Jaga Adab dan Akhlak: Kenakan pakaian yang sopan, rapi, dan menutup aurat. Tunjukkan akhlak mulia dengan bersabar dalam antrean dan saling menghormati sesama jamaah.
  3. Jaga Kebersihan: Kebersihan adalah bagian dari iman. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan Gedung Bustanul Asyiqin dan sekitarnya.
  4. Ikuti Arahan Panitia: Patuhi setiap arahan dari panitia yang bertugas demi kelancaran, ketertiban, dan keamanan bersama.
  5. Persiapan Fisik: Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Bawa perbekalan air minum secukupnya untuk menghindari dehidrasi.

Momen Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk menunjukkan buah dari madrasah Ramadhan yang telah kita lalui sebulan penuh, yakni kesabaran, keikhlasan, dan ukhuwah Islamiyyah. Mari jadikan acara mulia ini sebagai cerminan dari kecintaan kita kepada صاحب المجلس (tuan rumah) dan ajaran luhur Baginda Nabi Muhammad SAW yang beliau sampaikan.


Spesial Majelis

Sarung Tenun DONGGALA Asli Original Rayon A1 Songket Timbul Premium SGE SGD SKT STI Kwalitas Halus Premium Dingin motif BHS

🛒 Cek Promo di Lely_Shop

Add A Review