Channel resmi membagikan pengajian kitab Kasysyaf al-Ghummah tentang keutamaan istigfar. Pengajian ini merupakan bagian ke-452 dari rangkaian penjelasan kitab tersebut.
Pengajian yang disampaikan oleh al-Allamah al-Habib Umar bin Hafizh ini merujuk pada kitab Kasysyaf al-Ghummah 'an Jami' al-Ummah karya al-Imam asy-Sya'rani, tertanggal 9 Muharram 1448 H. Materi pengajian membahas berbagai poin penting mengenai hakikat istigfar, perbedaan antara istigfar dan tobat, serta kedudukan istigfar sebagai sarana untuk mendapatkan ampunan Allah.
Dalam materi tersebut, dijelaskan bahwa istigfar merupakan tanda kebenaran iman dan kesiapan seseorang untuk kembali kepada Allah. Istigfar mencakup permohonan ampun melalui niat, perbuatan, dan ucapan. Selain itu, dibahas pula mengenai makna ampunan yang mencakup perlindungan Allah atas dosa serta penggantian keburukan menjadi kebaikan.
Channel resmi juga membagikan berbagai bentuk istigfar yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW, seperti Sayyid al-Istigfar dan doa yang dibaca setelah salat maupun sebagai kafaratul majelis. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai waktu-waktu utama untuk beristigfar, seperti waktu sahur dan sebelum matahari terbenam.
Di akhir materi, dibagikan pula doa agar Allah menghapus dosa yang telah lalu dan menggantinya dengan kebaikan, serta memohon perlindungan agar dijauhkan dari dosa di masa depan.
Baca juga: Jadwal Rihlah Dakwah Habib Umar bin Hafidz Indonesia 2026
Sumber Foto & Berita: Channel Resmi Al-Habib Umar bin Hafidz / t.me/HabibOmar — tautan berita asli
Catatan Redaksi: Artikel ini kami susun berdasarkan unggahan Channel Resmi Al-Habib Umar bin Hafidz. Bila terdapat kekeliruan, silakan ajukan koreksi ke redaksi@majelis.info atau WA 08999150143. Jazakumullah khairan katsiran.