Majelis Al Afaf Tebet Gelar Open House & Halal Bi Halal Akbar 1447 H, Pintu Berkah Terbuka Lebar
Description
Menyambung Tali Kasih di Hari Kemenangan
Gema takbir telah usai, bulan suci Ramadhan telah melabuhkan tirainya, dan kini fajar kemenangan di hari Idul Fitri menyapa seluruh umat Islam. Sebagai puncak dari ibadah sebulan penuh, Idul Fitri menjadi momen sakral untuk kembali kepada fitrah, saling memaafkan, dan yang terpenting, menyambung kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang. Di tengah hiruk pikuk metropolitan Jakarta, sebuah oase spiritual di kawasan Tebet bersiap membuka pintunya lebar-lebar untuk menyambut ribuan umat yang rindu akan keberkahan dan kebersamaan.
Keluarga Besar Majelis Ta’lim Al Afaf, peninggalan berharga dari Al-Walid Alhabib Ali bin Abdurrahman Assegaf, secara resmi mengumumkan penyelenggaraan Open House dan Halal Bi Halal Akbar untuk umum. Acara ini merupakan tradisi tahunan yang menjadi magnet bagi para muhibbin (pecinta) untuk berkumpul, bersalaman, dan menimba berkah di hari yang suci.
Jadwal dan Lokasi Halal Bi Halal Akbar
Acara yang dinanti-nantikan oleh para jamaah dan masyarakat luas ini akan dilangsungkan pada hari yang penuh berkah di bulan Syawwal. Ini adalah kesempatan emas bagi seluruh lapisan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, untuk hadir dan merasakan langsung atmosfer Idul Fitri yang kental dengan nuansa spiritual dan kekeluargaan di salah satu pusat dakwah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) paling berpengaruh di Jakarta.
Hari/Tanggal: Senin, 23 Maret 2026 M / 03 Syawwal 1447 H
Waktu: Pukul 07.00 WIB (Pagi) s/d 19.00 WIB (Malam)
Lokasi: Kediaman Almarhum Alhabib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Jl. Tebet Utara II No. 2B, Tebet, Jakarta Selatan
Acara: Terbuka untuk Umum (Muslimin & Muslimat)
Durasi yang panjang dari pagi hingga malam hari memberikan kelonggaran bagi jamaah dari berbagai penjuru Jabodetabek, bahkan dari luar kota, untuk dapat mengatur waktu kedatangan mereka tanpa tergesa-gesa.
Menimba Berkah dari Warisan Sang Guru
Halal Bi Halal di Majelis Al Afaf bukanlah sekadar acara seremonial biasa. Ini adalah sebuah tradisi luhur yang diwariskan oleh Alhabib Ali bin Abdurrahman Assegaf, seorang ulama kharismatik yang dakwahnya menyejukkan dan menyatukan umat. Meskipun beliau telah berpulang ke Rahmatullah, warisan ilmu, dakwah, dan terutama keberkahannya terus mengalir melalui majelis yang beliau dirikan dan kini dilanjutkan oleh putra-putra beliau, termasuk Alhabib Ahmad bin Ali Assegaf dan saudara-saudaranya.
Mengunjungi kediaman beliau di hari yang fitri ini bukan hanya tentang bersalaman dan saling memaafkan, tetapi juga tentang tabarrukan (menimba keberkahan) dari tempat yang setiap sudutnya pernah menjadi saksi bisu lantunan dzikir, shalawat, dan pengajian ilmu yang mencerahkan. Ini adalah momen untuk merasakan kembali spirit dakwah sang guru, menyambungkan sanad mahabbah (kecintaan) kepada para ulama dan auliya, serta memperbarui tekad untuk meneladani akhlak mulia mereka.
Magnet Spiritual yang Menyatukan Umat
Kehadiran di acara ini menjadi simbol penyatuan hati setelah sebulan penuh ditempa dalam madrasah Ramadhan. Para jamaah yang datang dari berbagai latar belakang—profesi, usia, dan status sosial—akan melebur menjadi satu dalam semangat ukhuwah Islamiyah, saling mendoakan, dan memperkuat ikatan persaudaraan. Suasana ini merefleksikan ajaran Islam yang sesungguhnya, di mana perbedaan sirna di hadapan keagungan Idul Fitri dan kehangatan silaturahmi.
Tradisi berkumpul dalam jumlah besar untuk menyambung tali silaturahmi dan menimba keberkahan para ulama bukanlah hal baru dalam tradisi Aswaja di Indonesia. Skalanya mengingatkan kita pada magnet spiritual dari acara-acara besar lainnya, seperti Haul Solo yang merupakan peringatan wafatnya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. Fenomena ini menunjukkan betapa dalamnya rasa cinta dan penghormatan umat terhadap para pewaris Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana ribuan orang berbondong-bondong ke Solo untuk mengenang jasa Al-Habib Ali Al-Habsyi, ribuan jamaah pun insya Allah akan memadati Tebet untuk menyambung rasa cinta kepada Alhabib Ali Assegaf dan keluarganya.
Mercusuar Penyejuk di Tengah Ibu Kota
Bagi masyarakat Jakarta Selatan dan sekitarnya, Majelis Al Afaf di Tebet telah lama menjadi mercusuar penyejuk di tengah kehidupan kota yang dinamis. Keberadaannya menjadi benteng akidah Aswaja dan pusat pengajian yang tak pernah sepi, meneruskan cahaya ilmu dan keteladanan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, momentum Halal Bi Halal ini juga menjadi ajang bagi masyarakat luas untuk lebih mengenal dekat majelis mulia ini, merasakan langsung atmosfernya, dan mengambil inspirasi darinya.
Diharapkan, para tamu yang hadir tidak hanya membawa pulang kenangan indah, tetapi juga semangat baru untuk terus istiqamah di jalan kebaikan dan thalabul ilmi. Kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat yang memiliki kelapangan waktu, undangan terbuka ini adalah panggilan hati untuk menjadi bagian dari lautan manusia yang merayakan kemenangan dengan cara yang paling bermakna: bersilaturahmi di rumah seorang ulama, di sebuah majelis yang penuh cahaya. Mari bersama-sama kita niatkan langkah kita untuk meraih ampunan, mempererat persaudaraan, dan mencari ridha Allah SWT di hari yang suci ini.