Live Streaming Malam Cinta Rasul Al-Bahjah: Tahun Baru menurut Buya Yahya & Ulama

Loading Event
  • This event has passed.

Live Streaming Malam Cinta Rasul Al-Bahjah: Tahun Baru menurut Buya Yahya & Ulama

buya yahya malam cinta rasul di tahun baru

di malam tahun baru 2018-2019 Buya Yahya dan Al Habib Muhammad Al Habsyi mewakili para ulama menghimbau untuk mengisi acara islami bermanfaat, termasuk di Kota Cirebon-Jawa barat.

 

Al-Bahjah 2018 Malam Cinta Rasul

Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah bersiar program agamis itu pada Senin malam Selasa, 24 Rabiul Tsani 1440 H / 31 Desember 2018 Pukul 20.30 – Selesai Di Alun-alun Kejaksan.

Teruntuk kaum muslimin dan muslimat di Kota Cirebon dan sekitarnya, jangan lupa hadir dan syiarkanlah Program Mulia Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW “MALAM CINTA ROSUL”.

Media siar Radio-QU Al-Bahjah Streaming

  1. Radioqu Cirebon 92.9 FM
  2. Radioqu Majalengka 92.4 FM
  3. Radioqu Kuningan 104.8 FM
  4. Radioqu Bekasi 107.8 FM
  5. Radioqu AM 1089 Bogor
  6. Radioqu Big Batam 104.7 FM
  7. Radioqu Purbalingga 89,6 FM
  8. Radioqu Kubu Raya Pontianak 88.0 FM
  9. Radioqu Berau Kaltim 87.6 FM
  10. Radioqu Aceh 93.6 FM
  11. Radioqu Aceh Timur 88.3 FM
  12. Radioqu Banjar KalSel 106.3 FM
  13. Radioqu Tangerang 107.9 FM (Curug, Cikupa, Panongan)

Nonton Online Al-Bahjah TV, Youtube, FB Live

  • www.Albahjah.tv
  • Fb.com/BuyaYahya.Albahjah
  • Channel Youtube: Albahjah TV

Malam Cinta Rasul di Tahun Baru Masehi

Selengkapnya di media sosial Al-Bahjah Cirebon

Malam Cinta Rasul bersama Buya Yahya Al-Bahjah bertempat di Cirebon, berlokasi di Alun-Alun Kejaksan, tepatnya beralamat di: Jl. Kartini, Kebonbaru, Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat 45121.

Merayakan tahun baru masehi?

Saat ini kalau kita bertanya kepada setiap orang: “Siapakah yang paling meramaikan tahun baru masehi? Apakah orang Nasrani, yang tahun baru tersebut merupakan hari raya mereka?

Ataukah kaum muslimin, yang sebenarnya tidak punya sangkut paut apapun pada acara tersebut?” dan jawabannya adalah: “Kaum muslimin yang paling banyak berperan pada acara tersebut”.

Artinya: Orang-orang kafir telah berhasil memasukkan budaya dan faham mereka kepada kaum muslimin dan hal itu tanpa disadari oleh kaum muslimin.

Dan akibatnya adalah semakin jauhnya kaum muslimin dari agama mereka.

Pada setiap malam Tahun Baru Masehi, kita bisa melihat banyak kaum muslimin dari semua kalangan tua dan muda ikut berpartisipasi dalam meramaikan berbagai kemaksiatan yang terjadi di malam itu

dari berdesakannya kaum laki laki dan perempuan yang kadang dibarengi dengan minuman keras. Dan tidak jarang diwarnai dengan bentrok di antara mereka.

Bagaimana jika muslim rayakan tahun baru masehi?

Sungguh, ini adalah musibah yang sangat menyedihkan bagi kaum muslimin karena saat ini kecintaan umat sudah banyak berubah, kecintaan dan kekaguman mereka mulai berubah.

Banyak anak-anak muslim yang lebih gandrung dengan cara dan budaya orang-orang kafir. Mereka tenggelam dalam lautan kelalaian, sehingga mereka pun tidak menyadari dan merasakan makna hadits

“Engkau akan dikumpulkan bersama orang yang engkau cinta”

Jika demikian, artinya ummat terpuruk. Sungguh sangat dikhawatirkan kelak kita tidak bisa berkumpul dengan Rasulullah SAW di saat kita lebih cinta kepada tradisi yang bertentangan dengan syariat Rasulullah.

Nabi SAW pernah bersabda:

“Man tasyabbaha biqoumin fa huwa minhum” yang artinya, (Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia akan masuk ke dalam golongan mereka ).

Artinya, di saat kita cinta dan bangga kepada Rasulullah SAW, dan berusaha untuk membela dan mengkutinya, maka dijanjikan oleh Rasulullah SAW kelak kita akan menjadi orang yang berkumpul bersama rombongannya Rasul SAW.

Muhasabah diri (Introspeksi) orang beriman di tahun baru

Akan tetapi di saat kita selalu mengikuti tradisi orang-orang kafir, berbangga gaya hidup mereka, maka tanpa kita sadari kita sudah masuk ke dalam golongan mereka dan masuk ke wilayah kemurkaan Allah SWT.

  • Pantaskah sebagai bahan renungan ketika kita mengaku sebagai seorang muslim akan tetapi tradisi yang kita banggakan adalah tradisi orang kafir?
  • Pantaskan ketika kita mengaku sebagai seorang muslim umat Nabi Muhammad SAW kita masih mengidola kepada musuh-musuh Nabi Muhammad SAW?
  • Pernahkan kita bercita-cita agar kita bisa hidup mulia di dunia dengan membela agama Rasulullah SAW dan agar kelak bisa berkumpul bersama Rasulullah?
  • Tidak malukah kita dengan para sahabat, yang masih saja menangis ketika diceritakan tentang hari kiamat, padahal amal meraka sudah sangat banyak. Apakah kita sudah lupa, bahwa ketika tahun semakin bertambah maka umur kita semakin berkurang?
  • Akankah kita akan terus berbuat dosa dengan budaya tahun baru nasehi yang selalu identik dengan huru-hara dan kemaksiatan?

Wallahu a’lam BishShowab.

Selengkapnya untuk artikel tentang PERAYAAN TAHUN BARU MASEHI bisa anda download PDF Buletin Al-Bahjah Risalah disini

Share on Whatsapp
Desember 31 2018

Detail

Tanggal: Desember 31, 2018
Waktu: 8:30 am - 5:00 pm
Biaya: Gratis
Event Categories:, , , , , ,
Event Tags:, , ,
Website: Kunjungi Situs Web Acara

Lokasi

Alun-Alun Kejaksan Cirebon

Jl. Kartini, Kebonbaru, Kejaksan
Cirebon, Jawa Barat 45121 Indonesia

+ Google Map

Kunjungi Situs Web Lokasi

Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Comments